Teruntuk Jodohku Nanti

Assalamualaikum.... 

Hai apakabar? ada apa bisa sampai sini? 

Saat aku menulis ini, yang terpikirkan olehku adalah semoga orang yang kutuju untuk tulisan ini akan semakin bangga dan bahagia ketika membacanya nanti. Saat ini usiaku belum genap 22 tahun, usia yang sudah mulai dipertanyakan tentang pasangan dan pernikahan. 

Tapi tenang, aku tidak akan menjalin hubungan dengan seseorang selain untuk hubungan yang serius, yaitu menikah. Aku bertahan jomblo hingga saat ini, dan nanti hingga menikah. Di tengah masa dan derasnya ombak trend uwu-uwuan, setiap orang asik membicarakan tentang pasangan, dua sejoli yang pamer kemesraan, tak hanya di sosial media tapi juga dunia nyata, aku yakin manusia jomblo sepertiku ini akan cukup sedikit merasa merana melihatnya. Alhamdulillah Allah masih menjagaku untuk tidak tercebur dalam derasnya arus pergaulan akhir zaman. 

Hei, aku berusaha sangat keras untuk menjaga kesendirianku ini, aku berharap kamu juga melakukan hal yang sama sebelum bertemu denganku nanti. Aku akan cukup kesal jika mengetahui ternyata kamu sudah dekat dengan perempuan lain. Tapi tak apa, aku akan menerimanya. Karena yang kulihat adalah saat kamu bertemu denganku dan masa depanmu, bukan masa lalumu.

Aku tak lagi menyebut nama dalam sebuah permohonan doa untuk jodohku nanti, biarlah Allah yang menentukan siapa orang terbaik yang akan mendampingiku disini. Aku masih tak ada gambaran dan bayangan entah siapa dirimu ini wahai jodohku, belum ada tanda-tanda ada kehadiranmu sama sekali. Rasanya orang-orang di sekitarku saat ini masih cukup tidak masuk akal jika diantaranya ada jodohku. 

Ya Rabb....

Jagalah jodoh hamba, lindungilah ia, sayangilah dia

Persiapkan dia yang terbaik untuk bersamaku nanti Ya Allah...


Komentar

Postingan Populer