Cerita seleksi beasiswa Tanoto TELADAN 2020
Cerita Seleksi Beasiswa Tanoto TELADAN
2020
Assalamualaikum para pejuang beasiswa.
Jika kalian ingin mencari tahu
sensasi mengikuti seleksi beasiswa Tanoto TELADAN, kalian berada pada tempat
yang tepat. Kalian para pejuang beasiswa pasti sudah tak asing lagi dengan
Tanoto. Salah satu penyedia beasiswa terbesar di Indonesia. Sebagai salah satu
peserta seleksi beasiswa Tanoto TELADAN 2020, saya ingin berbagi sedikit cerita
yang mungkin bisa bermanfaat. Tanoto TELADAN merupakan jenis beasiswa yang
diperuntukkan kepada mahasiswa tingkat pertama alias maba di perguruan tinggi
mitra Tanoto. Jadi, persiapkan diri kalian sebelum masuk kuliah untuk ini.
Pendaftaran tahap pertama
Tanoto TELADAN 2020 dilaksanakan sekitar bulan Oktober 2019. Tahap pertama
yaitu seleksi berkas. Tahap ini diminta beberapa data penting seperti data
diri, orang tua, dan nilai rapot sekolah. Setidaknya itu beberapa data yang
diminta di tahap pertama yang ku ingat. Nilai rapot SMA yang diminta adalah
semester 5 dan 6 jika tidak salah. Alhamdulillah saya lolos tahap pertama
dengan nilai sekitar 93. Nilai saya tidak terlalu tinggi, tapi nilai rapot
sangat penting untuk seleksi tahap pertama ini. Tenang saja jika kalian nilai
tidak terlalu tinggi. Setidaknya coba daftar dulu. Keberuntungan bisa saja
berpihak padamu.
Tahap seleksi yang kedua yaitu
pembuatan essay, surat rekomendasi dari tokoh masyarakat, dan surat rekomendasi
dari guru pembimbing. Essay yang diminta saat itu ada dua, yaitu essay tentang
SDG’s dan karakter yang dibutuhkan oleh pemimpin Indonesia di masa depan.
Karena essay ini aku jadi tau apa saja isi dari SDG’s. Saya terlalu sedikit
ilmu dan pengalaman, jadi harap maklum netizen budiman. Persiapkan essay ini
dengan matang. Jangan sampai kebut semalam kayak ngerjain tugas sekolah. Karena
bikin essay yang bagus tak sesimple itu. Usahakan pelajari dahulu bagaimana membuat
essay yang baik. Setidaknya jangan sampai ada typo dan kata yang tidak baku.
Ingat! Ini essay untuk pendaftaran beasiswa bukan surat cinta atau postingan
twitter yang kamu bebas pake gaya bahasa apa saja. Setelah berselang seminggu
atau lebih, saya mendapat email dari tanoto bahwa saya lolos tahap selanjutnya.
Alhamdulillah saya bisa lolos. Lagi-lagi keberuntungan berpihak padaku.
Rasa bahagia tak menetap lama
setelah saya tahu bahwa jadwal seleksi tahap 3 bertepatan dengan jadwal saya
ujian praktikum. Gila memang! Tanoto tak peduli jadwalmu apa. Padahal setiap
univ punya jadwal yang berbeda-beda. IPB merupakan univ mitra yang
menurutku sangat dekat dengan tanoto, sampai-sampai gedung tanoto ada di
sebelah gedung kuliah buat para maba. Tapi para pendaftar ternyata tak mendapat
hak VIP dengan bisa ikut seleksi tanpa harus bikin izin pribadi. Saat seleksi
tahap 3 ini saya dan teman-teman dipusingkan dengan birokrasi perizinan kuliah.
Apalagi saat itu jadwal kuliah saya penuh, mana ujian pula.
Seleksi tahap 3 adalah
psikotest. Tahap ini dilaksanakan pada akhir November atau kapan tepatnya saya
lupa dari jam 08.00-13.00. Bayangkan saja dalam waktu selama itu kalian hanya
duduk mengerjakan ratusan soal psikotes. Seleksi tahap ini diikuti sekitar
130an mahasiswa IPB. Tes dilaksanakan di auditorium Andi Hakim Nasution
(auditorium rektorat). Ketika tes berlangsung, kami tidak diizinkan untuk
keluar ruangan bahkan berpindah tempat duduk. Jadi sebelum tes dimulai kami
dipersilakan untuk menunaikan semua hajat kita terlebih dahulu, alias kencing
berak, bukan hajat untuk nikah. Seperti psikotes pada umumnya kami mengerjakan
berbagai tipe soal yang akan menggambarkan karakter kita. Jadi berhati-hatilah.
Saat tes ini saya tidak persiapan sama sekali. Saya hanya menyiapkan alat
tulis, tidak menyiapkan mental dan materi. Tidak ada jawaban yang salah dalam
psikotest. namun tetap ada yang namanya hasil. Nah yang lolos tahap ini adalah
yang hasilnya sesuai keinginan tanoto. Jadi kalau tidak lolos tahap ini mungkin
mental maupun karakter kita tidak cocok dengan permintaan tanoto. Selang
seminggu atau lebih, peserta yang lolos akan mendapat email dari tanoto. Namun
apadaya aku tak kunjung mendapatkannya. Lalu aku menyadari jika aku tidak lolos
tahap ini. Seleksi selanjutnya atau seleksi terakhir adalah wawancara yang
diadakan sekitar akhir Desember. Alhamdulillah walau aku tidak lolos,
setidaknya aku mendapatkan ilmu dan pengalaman selama seleksi. Pengalaman skip
ujian praktikum di tahun pertama perkuliahan contohnya. Setidaknya aku tau
bagaimana rasanya psikotest selama 5jam tanpa jeda.
Itulah kisah seleksi beasiswa
Tanoto TELADAN 2020. Yang pertama juga awal dari rentetan beasiswa lain yang
kuikuti di kemudian hari. Jika ada yang ditanyakan bisa komen di bawah atau
hubungi kontak aku. Semoga hari-hari kita dilimpahi keberkahan. Aamiinn...
ini adalah foto saat psikotest akan dimulai



Sports Toto - News - Sporting 100
BalasHapusSports Toto - Sports 온라인 카지노 toto. Sports Betting News. 샌즈 카지노 Sports 우리 카지노 계열 Betting News from Sporting 100 and Sporting 100, providing 메이저 토토 사이트 information about 피망 포커 Sports toto, Sporting